PROFIL KU

Foto Saya
Valery Febriansyah
Argamakmur, Bengkulu Utara, Indonesia
Terimakasih ya yang sudah melihat blog ini.. jangan lupa follow me yaw.. tanks..
Lihat profil lengkapku
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Mei 2011

Keputihan, Infeksi Hingga Gangguan Kesuburan


Keputihan merupakan keluhan yang paling sering ditemukan pada perempuan yang datang berkonsultasi untuk masalah penyakit kandungan. Sebenarnya, setelah dilakukan pemeriksaan, penderita yang datang dengan keluhan ini tidak semuanya menunjukkan adanya penyakit atau kelainan. Memang keputihan dapat terjadi pada keadaan normal, tetapi dapat juga merupakan gejala dari suatu kelainan yang harus diobati.
dr. Siti Dhyanti Wishnuwardhani, SpOG, spesialis kebidanan dan penyakit kandungan mengatakan penyebab paling sering dari keputihan abnormal adalah infeksi. Bila diperiksa dengan mikroskop, sekret (cairan/ lendir) yang berlebihan akibat infeksi mengandung banyak sel darah putih atau lekosit.
"Keputihan yang abnormal bisa menyebabkan gangguan kesuburan" katanya.
Gangguan Kesuburan banyak terjadi akibat infeksi pada organ reproduksi khususnya saluran telur. Infeksi umumnya terjadi karena penyakit menular seksual (PMS), misalnya infeksi klamidia gonore.
WHO memperkirakan satu dari 20 remaja di dunia terjangkit PMS setiap tahunnya, bahkan di AS 1 dari 8 remaja. Penelitian di Bagian Obstetri Ginekologi RSCM (Sianturi, 1990-1995) mendapatkan data dua% (usia 11-15 tahun), 12% (usia 16-20 tahun) dari 223 remaja terinfeksi di daerah kemaluan (vulvo-vaginitis), mikroorganisme yang tergolong PMS.
Faktor-faktor yang memicu berkembangnya PMS antara lain karena pengetahuan tentang PMS rendah, hubungan seksualnya cenderung lebih dari satu pasangan atau pasangannya punya lebih dari satu mitra seksual, hubungan seksual tidak aman misalnya tidak memakai kondom.
Selain itu, karena anatomi organ reproduksinya perempuan lebih mudah tertular PMS dari pria, apalagi remaja yang secara biologik serviksnya belum matang dan lebih mudah kena infeksi.
Kanker serviks merupakan keganasan yang paling sering terjadi pada organ reproduksi. Kanker ini lebih sering terjadi pada wanita usia 35-55 tahun.
Namun demikian, karena risiko terjadinya kanker ini berhubungan dengan usia pertama kali berhubungan seksual, kekerapan berganti pasangan dan adanya infeksi PMS, sementara itu remaja kini lebih dini aktif seksual dan kejadian PMS-nya meningkat, maka kecenderungan usia kejadian kanker ini menjadi lebih dini dari 35 tahun.
Kejadian kanker serviks berkaitan dengan riwayat infeksi HPV (virus Human Papiloma) yang termasuk PMS dan biasanya menampilkan gejala keputihan pula.
Siti menjelaskan pencegahan yang terpenting adalah menghindari terjadinya PMS dengan tidak berhubungan seksual sebelum menikah.
Selain itu, lanjut Siti lakukan beberapa hal mudah seperti berikut.
1. Kebersihan daerah vagina perlu diperhatikan.
Kebiasaan membersihkan daerah vital ini setelah buang air kecil atau buang air besar harus benar. Cara bilas yang aman adalah mengalirkan air dari depan ke arah belakang. Demikian pula saat mengeringkannya, bila arah ini salah maka kuman dari daerah anus dapat mencemari sekitar vagina yang lebih sensitif untuk mengalami infeksi.
2.Dalam keadaan haid atau menggunakan pembalut wanita, pakailah celana dalam yang pas sehingga pembalut tidak bergeser dari belakang ke depan.
3. Hati-hati menggunakan kloset duduk umum yang basah.
4. Jangan gunakan handuk bersama orang lain, dan hindari penggunaan pakaian renang basah bergantian.
5. Selain itu keputihan sering terjadi bersamaan dengan reaksi alergi pada daerah genital terhadap bahan sintetis dari pakaian dalam atau pembalut wanita. Sebaiknya gunakan pakaian dalam dari katun.
6. Hindari pula penggunaan celana panjang yang ketat dan tebal seperti jeans terus-menerus, karena dapat mengganggu sirkulasi atau peredaran darah, sehingga menimbulkan sekret berlebihan.
7. Buang air besar yang tidak setiap hari juga merangsang sekresi lendir dari vagina, karena adanya massa berupa kotoran di saluran poros usus yang berada di belakang vagina.
8. Jangan merutinkan penggunaan cairan pencuci (douche) vagina, deodoran vagina, dan menyabuni daerah kemaluan berlebihan sehingga kelembaban daerah tersebut terganggu. ***
 

Gizi untuk Kesehatan Mata


Mata adalah panca indera manusia yang sangat esensial. Dapat dibayangkan jika kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan, kita tidak dapat menikmati dan merasakan betapa indahnya alam semesta ini.
Kenyataannya kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata, padahal seperti halnya bagian tubuh yang lain, mata mungkin saja terkena gangguan atau masalah kesehatan. Gangguan-ganguan tersebut bisa disebabkan oleh udara yang tidak bersih atau terpolusi, radiasi sinar matahari, radiasi akibat terlalu lama di depan komputer, dan gangguan-gangguan lainnya.
Studi yang dilakukan oleh Eye Disease Prevalence Research Group (2004) memperkirakan bahwa pada tahun 2020 jumlah penderita penyakit mata dan kebutaan di dunia akan mencapai 55 juta jiwa.
Studi ini menyebutkan juga bahwa penyakit mata dan kebutaan akan meningkat terutama bagi mereka yang telah berumur diatas 65 tahun. Seseorang yang berumur 80 tahun ke atas yang merupakan 8% dari total penduduk, mengalami kebutaan sebanyak 69%.
Gangguan kesehatan pada mata yang umum terjadi adalah penurunan fungsi penglihatan, gejala mata merah tanpa ada penurunan fungsi penglihatan, dan mata merah dengan fungsi penglihatan turun. Sampai saat ini, penyakit mata yang banyak diderita adalah katarak, glukoma, dan infeksi.
Seiring dengan meningkatnya perhatian dan pengetahuan pengaruh gizi terhadap kesehatan, khususnya kesehatan mata menyebabkan pesatnya pertumbuhan pasar terhadap produk-produk kesehatan, makanan obat, makanan kesehatan, obat kesehatan, suplemen makanan, suplemen kesehatan, obat herbal, obat alami mata.
Sebagian besar produk-produk untuk kesehatan mata yang dipasarkan sekarang berbentuk suplemen, makanan obat, makanan kesehatan, obat kesehatan, suplemen makanan, suplemen kesehatan, obat herbal, obat alami.
Selain senyawa antioksidan (vitamin A, C, dan E) yang sebelumnya telah diketahui dapat meningkatkan kesehatan mata, senyawa lain seperti lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin, baru-baru ini diketahui sebagai senyawa yang dapat meningkatkan kesehatan mata.
Lutein suatu kelompok senyawa karotenoid berwarna kuning yang banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau. Lutein terdapat di macula dan dipercaya dapat melindungi mata dari kerusakan oksidatif oleh sinar radiasi ultraviolet (UV).
Macula berada di tengah-tengah retina dan bersebelahan langsung dengan lensa mata. Macula merupakan daerah kecil yang mengandung jutaan sel yang membantu menghasilkan penglihatan yang tajam untuk membaca atau melihat obyek dengan jelas.
Senyawa karotenoid lain yang terdapat di dalam macula adalah adalah zeaxanthin, yang diketahui dapat memberikan manfaat untuk kesehatan mata. Penelitian yang dilakukan oleh Chitchumroonchokchai dan koleganya pada tahun 2004 dari Ohio State University, menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin dapat melindungi sel lensa manusia dari paparan sinar UV, yang merupakan penyebab utama terjadinya penyakit katarak.
Selain itu, mereka membandingkan aktivitas antioksidan lutein dan zeaxanthin dengan vitamin E. Hasilnya menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin menunjukkan aktivitas 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan vitamin E dalam melindungi sel lensa dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.
Pada tahun yang sama juga dilakukan penelitian oleh Neuringer dan kolega, menunjukkan kemampuan lutein dan zeaxanthin dalam meningkatkan kesehatan mata. Sedangkan pengujian pada hewan yang disponsori oleh DSM Nutritional Products Swiss, menunjukkan bahwa suplementasi atau penambahan lutein dan zeaxanthin meningkatkan aktivitas antioksidan di dalam darah.
Kelompok senyawa karotenoid lainnya yang ternyata memiliki kemampuan untuk melindungi macula dari paparan sinar UV adalah astaxanthin. Guerin et al. (2003) menyebutkan bahwa kemampuan antioksidan dan anti-inflamasi senyawa astaxanthin dapat memberikan efek perlindungan mata dari sinar UV.
Sampai saat ini aktivitas antioksidan dari senyawa lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin memberi jawaban mekanisme terjadinya peningkatan kesehatan mata. Radikal bebas yang berasal dari sinar UV atau cemaran udara, masuk ke mata mengakibatkan terjadinya reaksi oksidasi molekul-molekul rentan pada lensa mata. ***

Berhenti Merokok Tidak Dengan Permen Karet


MENURUT sebuah penelitian yang diterbitkan dalam arsip Ilmu Kesehatan Internal, memulai menggunakan permen karet nikotin dalam usaha mengurangi setengah jumlah rokok yang dihisap pada 4 minggu sebelum tanggal yang ditargetkan.
Untuk berhenti merokok tidak lagi efektif dibandingkan memulai penggantian nikotin pada hari berhenti merokok tanpa sebelumnya sedikit demi sedikit menguranginya.
Dr. Jean-Francois Etter, dari Universitas Genewa, Swiss, dan rekan-rekannya meneliti 314 orang dewasa yang sudah merokok paling tidak 15 rokok setiap harinya (dari rata-rata 23,7 rokok per hari).
Sekitar setengah dari subjek penelitian ditugaskan untuk menggunakan permen karet nicotine polacrilex (Nicorette) 4 minggu sebelum dan 8 minggu setelah tanggal yang ditargetkan untuk berhenti dan mengurangi jumlah rokok yang mereka hisap mencapai setengahnya sebelum hari yang ditargetkan. Subjek penelitian lainnya ditugaskan untuk menggunakan permen karet yang sama selama 8 minggu dimulai dari target hari mereka berhenti merokok dan diperintahkan untuk berhenti merokok secara tiba-tiba.
Kedua kelompok diberitahukan untuk mengunyah sampai 10 potong permen karet per hari. Tidak ada konseling tatap muka yang diberikan. Menurut Etter dan rekan-rekannya, "Angka penghentian merokok pada kedua kelompok tinggi, dan kedua kelompok mirip pada semua survey berikutnya.
Delapan minggu berikutnya setelah target hari untuk berhenti, dilaporkan angka 4 minggu pemantangan 41,6 persen pada perokok yang memulai menggunakan permen karet nikotin lebih awal dan 44,4 persen pada mereka yang memulai menggunakan permen karet nikotin pada hari mereka berhenti, angka pemantangan merokok 20,8 persen dan 19,4 persen, masing-masing.
Berlawanan dengan harapan bahwa penurunan bertahap dalam merokok akan meningkatkan angka berhenti pada akhir program, para peneliti menemukan bahwa mereka yang berhenti secara tiba-tiba memiliki angka berhenti yang tinggi dibandingkan mereka yang secara bertahap mengurangi.
"Hal ini merusak strategi penghentian dan secara tidak langsung menyatakan bahwa penghentian yang tiba-tiba lebih efektif daripada penghentian secara bertahap, seperti yang disarankan oleh lain,"Etter dan rekan-rekannya memberi kesimpulan.
Hasil ini, mirip dengan penelitian sebelumnya yang menandakan bahwa penggunaan permen karet nikotin sebelum penghentian tidak secara signisikan menaikkan angka penghentian rokok. Hasil yang kontras, bagaimanapun, dengan penelitian sebelumnya dimana program sebelum berhenti dengan menggunakan tambahan selama 2 sampai 4 minggu lebih efektif dibanding program nikotin yang standar. ***

Selasa, 10 Mei 2011

Singkong Dapat Mengobati Rematik

Siapa tak kenal singkong? Tanaman ‘rakyat’ ini bisa dikatakan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa yang khas, namun daun singkong pun bisa disulap menjadi sayuran yang sangat nikmat. Sebagai penganan, umbi singkong diminati hampir di semua wilayah di tanah air. Umbi singkong juga dikenal sebagai makanan pokok di daerah-daerah tertentu. Di beberapa daerah, singkong (Manihot utilissima) dikenal dengan berbagai nama, seperti ubi kayee (Aceh), kasapen (Sunda), tela pohong (Jawa), tela belada (Madura), lame kayu (Makassar), pangala (Papua), dan lain-lain.
Tanaman singkong sangat mudah tumbuh. Tumbuhan yang berasal dari Amerika Tropis ini banyak ditanam di pekarangan, tanggul, ataupun sawah. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan stek dari batang singkong tua
Menurut pakar tanaman obat, Prof Hembing Wijayakusuma, Efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.
Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, forfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat.
Selain sebagai makanan, tanaman singkong memiliki berbagai khasiat sebagai obat. Di antaranya obat rematik, sakit kepala, demam, luka, diare, cacingan, disentri, rabun senja, beri-beri, dan bisa meningkatkan stamina.
Mengatasi rematik bisa dilakukan dengan pemakaian dalam dan pemakaian luar.
Pada pemakaian luar, sebanyak 5 lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah diaduk, ramuan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit. Pada pemakaian dalam, 100 gram batang singkong, 1 batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu, disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.
Mengatasi sakit kepala, daun singkong ditumbuk lalu digunakan untuk kompres. Sebagai obat demam, 60 gram batang pohon singkong, 30 gram jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.
Mengatasi luka bernanah, batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban.
Obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.
Mengatasi diare, 7 lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.
Obat cacingan, 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur. Mengatasi beri-beri, 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.
Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan 5 butir angco yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.

Kopi Tekan Kanker Hati?

KANKER hati tampaknya lebih jarang ditemui pada peminum kopi dibandingkan dengan pada orang yang tidak minum kopi. Demikian laporan yang dipublikasikan dalam jurnal Hepatology edisi Agustus lalu, yang menampilkan temuan dari 10 studi tentang hubungan antara kopi dan kanker hati.
Studi-studi itu dikaji ulang oleh para peneliti, termasuk Francesca Bravi dari Istituto di Ricerche Farmacologiche di Milan, Italia. Studi keseluruhan mencakup 2.260 orang dengan kanker hati dan 240.000 orang tanpa kanker hati. Para partisipan hidup di Yunani, Italia, dan Jepang. Partisipan melaporkan tentang kebiasaan mereka minum kopi.
Data menunjukkan bahwa peminum kopi tampaknya 41 persen lebih sedikit didiagnosis kanker hati dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi. Untuk setiap cangkir kopi yang diminum, angka kemungkinan didiagnosis kanker hati menurun sampai 23 persen! Beberapa studi mendefinisikan konsumsi kopi sebanyak 3 cangkir atau lebih per hari. Yang lain menyetel pada angka lebih rendah, tidak lebih dari 1 cangkir per hari.
Faktanya, kanker hati lebih jarang terjadi pada peminum kopi di semua negara (Yunani, Italia, dan Jepang). Peneliti mengatakan bahwa temuan ini bukan kebetulan atau fenomena lokal. Mereka berspekulasi bahwa kopi memperbaiki enzim hati dan memotong sirosis dan kanker hati. Namun, tim Bravi tidak menjanjikan bahwa minum kopi akan mencegah kanker hati. Jadi, apakah minum kopi mencegah atau tidak kanker hati, penelitian yang lebih mendalam masih harus terus dilakukan.

ASMA KARENA BANYAK SEBAB

asahan ( kesehatan )
Penderita penyakit asma dalam tiga dekade terakhir mengalami peningkatan. Banyak faktor yang jadi pemicunya. Salah satunya berasal dari makanan. Makanan jenis apa saja yang dapat menjadi pencetus penyakit asma? Sesak napas adalah kesulitan bernapas yang disebabkan suplai oksigen kedalam jaringan tubuh tidak sebanding dengan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Hal itu dapat dilihat dengan kontraksi dari otot-otot pernapasan tambahan. Sedangkan sesak napas bisa terjadi lambat dan cepat, bersifat fisiologi dan patologi serta dapat dialami siapa saja.
Demikian dikemukan oleh Dr. Eva pandu, Sp.P dari Klinik Asma dan Pernapasan RS. Pelni Petamburan ketika dijumpai di ruang prakteknya. Menurutnya, penyebab terjadinya sesak napas disebabkan oleh kelainan jantung, paru, metabolisme dan syaraf. “Untuk sesak napas yang disebabkan oleh kelainan paru bisa asma bronkiale, radang kronis jalan napas yang ditandai oleh hiperaktivitas saluran napas yang menyebabkan terjadinya sesak berulang, mengi dan batuk. Sesak ini disebabkan tersumbat atau mengecilnya jalan napas yang dapat membaik secara spontan atau dengan pengobatan,” kata Eva.
Lebih jauh Eva menerangkan, peningkatan jumlah penyakit asma di masyarakat dalam dua-tiga dekade terakhir disebabkan adanya polusi lingkungan, urbanisasi, keturunan dan makanan. “Polusi lingkungan berupa polusi udara yang dibarengi dengan kemajuan teknologi industri yang semakin meningkat akan menjadi pemicu asma. Banyaknya orang beramai-ramai ke kota (urbanisasi), akibatnya kota jadi sempit dan sumpek, pencetus asma,”paparnya.
KONTRIBUSI MAKANAN
Sejauhmana kontribusi makanan terhadap meningkatnya penyakit asma? Eva menerangkan, sebenarnya pengaruh makanan tidak begitu dominan. “Stres dan perubahan cuaca yang sangat menjolok dapat menjadi sesak napas akhir asma. Debu yang berseliweran disekitar kita, asap dan bau-baunya jadi faktor dominan. Kontribusi makanan sangat minim sedangkan cuaca orang bisa langsung alergi,”beber Eva.
Walaupun minim, dari makanan juga dapat timbul asma. Soalnya, alergi manusia pada makanan setiap orang berbeda-beda. Tergantung tingkat sensitifitasnya. “Ada orang yang memiliki alergi dengan reaksi cepat. Namun ada juga yang lambat,” ucapnya. “Dibilang cepat, baru makan sekali sudah langsung menampakkan efeknya. Sedangkan lambat, meskipun makan dengan jumlah banyak, dampaknya baru timbul beberapa jam kemudian,” ujarnya. Sayangnya, terkadang seseorang sering menyepelekan masalah alergi. Orang yang sensitifitasnya tinggi, ia akan terganggu. Ia akan takut untuk
COBA-COBA MAKAN SESUATU YANG BISA MENYEBABKAN ALERGI
Sedangkan mereka yang sensitifitasnya rendah mungkin akan merasa tidak peduli. Pola makanan di kota-kota besar yang banyak menyajikan hidangan siap saji dan makanan kemasan (kaleng, botol, dan dus) yang praktis dibawa kemana-mana, disinyalir sebagai pemicu penyakit asma. Sebab makanan dan minuman tersebut agar awet dan tahan lama sering menggunakan zat kimia dan pengawet.
Agar terhindar Eva menyarankan untuk meng-konsumsi makanan sehat. Makanan sehat adalah makanan yang tidak menimbulkan alergi seperti produk natural yang tidak mengandung bahan pengawet atau yang tersimpan cukup lama. “Makanan dan minuman dengan bahan pengawet dalam wadah kaleng, kotak dan botol dapat menyebabkan timbulnya asma,” terang Eva.
Disamping menghindari makanan dan minuman yang menggunakan bahan pengawet, biasakan diri untuk senantiasa melakukan pola hidup sehat dengan tidak merokok. “Bagi perokok pasif, jauhkan diri dari asap rokok,” tegas Eva. Meningkatkan kebugaran fisik dengan cara olahraga teratur juga perlu seperti senam asma dan renang yang berguna untuk melatih dan menguatkan otot-otot pernafasan. “Menyanyi dan mengaji dapat membuat pernafasan menjadi pan-jang,”tandasnya.

Aborsi Bahayakan Janin Berikutnya

Perempuan yang melakukan aborsi tidak hanya membahayakan dirinya sendiri tetapi juga janin pada kehamilan berikutnya. Temuan studi klinis dari Kanada menyebutkan, mereka yang menggugurkan kandungan berisiko melahirkan bayi prematur pada kehamilan berikutnya. Menurut peneliti, studi ini dilakukan untuk mencari tahu faktor penyebab bayi lahir prematur dan lahir dengan berat badan rendah. Dan untuk menentukan apakah aborsi sebelumnya merupakan salah satu faktor penyebab, para peneliti mempelajari 37 studi yang telah dilakukan di seluruh dunia antara 1965 dan 2001.
Bagaimana aborsi mempengaruhi kehamilan berikutnya? Menurut penulis studi Dr Prakesh Shah dari Mount Sinai hospital di Toronto, metode aborsi (terutama metode kuno sebelumnya) cenderung akan menimbulkan kerusakan pada serviks.
Karena itu, tegas Shah, jika Anda berniat menggugurkan kandungan, ada baiknya memperhatikan dan berkonsultasi dulu dengan dokter mengenai segala risikonya.”Paling tidak Anda akan lebih bijaksana dalam memilih,” tutur Shah, seperti dikutip situs dailymail.
Studi yang dipublikasikan di BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology ini menemukan, perempuan yang telah menjalani aborsi lebih dari sekali berisiko 72% lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan rendah dan berisiko 93% lebih besar melahirkan bayi prematur. Selain itu juga ditemukan, perempuan yang menjalani aborsi pada trimester pertama atau kedua berisiko 35% lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan rendah serta berisiko 36% lebih besar mempunyai bayi yang lahir prematur. Sumber Mediaindonesia.com

Depresi dan Stroke Saling Berhubungan

asahan ( berita kesehatan )
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Dr Suryo Dharmono mengatakan, depresi, penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah, dan stroke saling terkait dan berhubungan timbal balik. Dalam seminar tentang relasi antara depresi, penyakit jantung, dan stroke, di Jakarta, Dr Suryo Dharmono menjelaskan bahwa kombinasi depresi dan penyakit jantung berupa penyempitan pembuluh darah atau pada stroke dapat meningkatkan angka kematian.
“Berbagai studi tentang depresi pada pasien penyakit jantung menunjukkan angka prevalensi yang cukup tinggi, yakni 18-60%. Studi-studi epidemiologis juga menunjukkan peningkatan angka mortalitas pasien penyakit jantung akibat menderita pula depresi,” katanya.
Sementara itu depresi yang dialami oleh pasien stroke juga berpeluang cukup tinggi untuk meningkatkan angka mortalitas.
“Depresi pada pasien stroke menunjukkan prevalensi sekitar 27-45%. Pada penderita stroke, depresi akan memperlambat proses penyembuhan, memperberat gejala fisik, mengganggu rehabilitasi, dan meningkatkan angka kematian,” kata Suryo.
Depresi adalah penyakit serius yang diderita oleh jutaan orang dengan berbagai macam gejala. Depresi dapat menyebabkan seseorang merasa bersalah tanpa alasan yang jelas.
Depresi dapat menjadikan seseorang merasa tidak berguna, meskipun telah melakukan apa saja yang menurutnya adalah yang terbaik, tambah Suryo.
“Depresi dapat menyebabkan seseorang tidak berminat terhadap hal-hal yang sebelumnya amat dia sukai. Selain itu depresi membuat energi terkuras, sehingga lekas merasa letih dan lelah,” ujarnya.
Sementara itu penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah koroner menghambat aliran darah kaya oksigen ke otot jantung.
Penyakit jantung ini disebut pula dengan penyakit jantung iskemik, dan gejala yang paling sering tampil adalah nyeri di bagian dada (disebut dengan istilah angina).
Faktor-faktor resiko yang kerap memunculkan penyakit jantung iskemik antara lain umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, diabetes, riwayat keluarga penyakit jantung prematur, dan hipertensi.
“Di sisi lain stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak,” kata Suryo yang menjadi staf pengajar bagian psikiatri di FK-UI sejak 1999.
Stroke bisa dipicu oleh berbagai penyakit antara lain hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan berbagai keadaan seperti usia yang lanjut, obesitas, merokok, suku bangsa (negro/Spanyol), jenis kelamin (laki-laki), dan kebiasaan kurang berolahraga.
“Penanganan yang komprehensif terhadap penderita penyakit jantung iskemik dan stroke sangat perlu untuk memberikan perhatian pada pengelolaan depresi. Pengelolaan yang benar terhadap depresi merupakan faktor yang penting untuk tercapainya pemulihan yang optimal,” kata dia.
Ia melanjutkan, “Seyogyanya pengelolaan depresi dan pemulihan pasien dan penyakit jantung dan stroke melibatkan tim terpadu interdisipliner, yang terdiri atas dokter ahli penyakit jantung, penyakit syaraf, psikiater, rehabilitasi medik, psikolog, dan pekerja sosial.”

mau tau Dampak Alkohol ?

asahan ( berita kesehatan )
Mengkonsumsi minuman beralkohol kini seperti menjadi bagian gaya hidup dari sebagian masyarakat Indonesia. Berawal dari sekedar coba-coba, banyak yang kemudian akhirnya ketagihan dengan jenis minuman yang satu ini. Selama ini dampak negatif dari konsumsi alkohol berlebih yang paling banyak diketahui orang adalah mabuk semata, dan itupun dapat hilang dengan sendirinya. Tapi ternyata efek negatifnya tidak berhenti sampai disitu saja. Bukan hanya menyebabkan mabuk, namun alkohol juga memiliki dampak negatif lain bagi tubuh. Dampak minuman yang mengandung alkohol tinggi pada manusia adalah merusak sistem metabolis tubuh manusia yang kemudian menimbulkan ketagihan dan merusak sebagian unsur otak.
Minuman beralkohol memiliki kadar yang berbeda-beda. Misalnya, bir dan soda alkohol (1-7% alkohol), anggur (10-15% alkohol), dan minuman keras atau biasa disebut dengan spirit (35-55% alkohol). Konsentrasi alkohol dalam darah dicapai dalam 30-90 menit setelah diminum.
Dalam riset yang dilakukan Dr. Barbara Flannery dari RTI Internasional, diketahui bahwa otak perempuan alkoholik banyak mengalami kerusakan, terutama pada fungsi syaraf kognitifnya. Namun bukan berarti pria alkoholik terbebas dari masalah.
Selain merusak syaraf otak, alkohol juga merusak bagian liver. Lagi-lagi dampak kerusakannya lebih cepat terjadi pada perempuan dibanding pria. Demikian yang ditulis oleh tim peneliti dalam Journal Alcoholism: Clinical and Experimental Research. Untuk kepentingan riset, tim peneliti melibatkan 78 pria alkoholik dan 24 perempuan alkoholik berusia 18-40 tahun. Tim peneliti lalu melakukan serangkaian tes fungsi otak, 68 orang non-alkoholik menjadi kelompok kontrol dalam riset ini.
Hasil penelitian menyebutkan, perempuan alkoholik memiliki hasil tes yang buruk dalam hal memori visual, fleksibilitas kemampuan kognitif, penyelesaian masalah dan perencanaan.
Para peneliti menyimpulkan dampak alkohol pada metabolisme wanita berbeda dengan pria. Selain itu, tubuh pria lebih banyak memiliki kandungan air sehingga dapat mengurangi dampak alkohol. Alasan lain yang dikemukakan adalah enzim yang mengubah alkohol menjadi materi inaktif lebih sedikit pada perempuan.
Selain itu, penyalahgunaan alkohol juga dapat menyebabkan kekurangan gizi dan menurunkan ketahanan terhadap penyakit, sekaligus memberikan dampak yang buruk pada penampilan Anda. Tidak seorang pun dapat mengatakan dengan pasti, tetapi pantang minum alkohol mungkin menjadi salah satu cara seorang wanita dapat tetap sehat dan tampak lebih muda lagi.
sumber : info-sehat.com
……………………………………….
Sebagian pria memiliki kebiasaan yang buruk yang sulit sekali dihilangkan. Kebiasaan itu seperti meminum kopi, merokok, dan yang paling membahayakan adalah meminum minuman keras.
Kini, kaum perempuan pun sudah mulai melakukan kebiasaan buruk tersebut, hanya untuk mendapatkan sensasi atau menghilangkan stres.
Tahukah Anda bahwa meminum minuman keras dapat merusak memori dalam otak?
Seperti dikutip dari Femalefirst, Minggu (10/8/2008), kesehatan sangatlah penting bagi setiap manusia. Kebiasaan buruk meminum minuman keras dapat memberikan pengaruh yang buruk bagi aktivitas seseorang. Terlebih pada saat ini banyak anak muda yang menyia-siakan hidupnya dengan meminum minuman yang dapat memabukkan itu.
Menurut penelitian yang telah dilakukan, usia 17-19 tahun adalah masa-masa di mana otak masih berkembang dengan pesat. Anak muda yang mengonsumsi minuman keras cenderung memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Selain menghambat perkembangan memori, minuman keras bisa merusak fungsi sel-sel otak.

Pandemi Flu Babi Gelombang Kedua Lebih Mengkhawatirkan

asahan ( berita kesehatan )
Peneliti flu babi (H1N1) dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr C.A. Nidom drh M.Kes menilai pandemi flu babi “gelombang kedua” mengkhawatirkan, karena korban meninggal akan lebih banyak. “Pernyataan darurat tentang flu babi yang dilontarkan Presiden AS Barack Obama itu benar, karena pandemi flu babi sekarang tinggal satu step (tahap) lagi,” katanya di hadapan 200 peserta seminar internasional di kampus C Unair Surabaya.
Menurut dia, tahap atau gelombang kedua dari pandemi flu babi yang mengkhawatirkan dunia adalah bila virus flu babi yang ada sudah menular ke hewan, bukan hanya menular ke manusia seperti saat ini.
“Jadi, hanya satu tahap lagi akan lebih ganas, karena korban akan lebih banyak. Kalau sudah menular dari hewan ke manusia dan kembali ke hewan (bukan babi) akan lebih ganas, karena manusia akan mengonsumsi hewan-hewan itu,” katanya.
Ketika ditanya apakah flu babi sudah termasuk penyakit zoonosis (bermutasi antar hewan), ia mengatakan hal itu bisa dilihat dari kemampuannya menularkan flu ke binatang lain atau antar spesies, sehingga terjadi mutasi.
Selain membahas flu babi dan flu burung dari segi medis, seminar dalam rangka Lustrum XI Unair itu juga membahas kedua penyakit tersebut dari segi sosial dengan pembicara Prof. Dr. Mustain, Drs., M.Si., (Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).
Prof Mustain memandang sosialisasi pemberantasan dan pencegahan virus flu burung dan flu babi di Indonesia mendapat beberapa tantangan.
“Misalnya, konsep diri tentang sakit yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Seseorang akan merasa sehat-sehat saja, padahal dokter mendiagnosa dirinya telah menderita penyakit, sehingga orang tersebut tidak mempercayai dokter,” katanya.
Tantangan lain yang sering muncul adalah social habit di masyarakat yang bertentangan dengan kesehatan, seperti gemar mengadu ayam, kebiasaan minum darah ayam sebagai obat di beberapa daerah, dan sebagainya.
“Komunalitas sosial di Indonesia juga memperkuat tantangan tersebut. Masyarakat Indonesia yang komunal membuat anggota masyarakat mengikuti adat dan kebiasaan yang berlaku untuk menghindari pandangan aneh,” katanya.
Ia menilai ayam, burung, unggas, dan ternak lain pun sering menjadi lebih dari sekedar ternak. Mereka memiliki apa yang disebut social value (nilai sosial) menjadi harta atau tabungan bagi seseorang.
“Bagi masyarakat Jawa misalnya, burung perkutut memiliki simbol keberuntungan dan kemakmuran, sehingga seseorang tidak ingin berpisah dengan perkututnya, apalagi jika sampai dimusnahkan,” katanya.
Oleh karena itu, sebelum menyosialisasikan program pencegahan flu babi dan flu burung, pembuat kebijakan harus bisa menembus tantangan sosial budaya tersebut.

Kanker Hati Bisa Dicegah Dengan Terapi Dini Hepatitis

asahan ( berita kesehatan )
Terapi hepatitis C kronis sejak dini dapat mencegah perkembangan ke arah pengerasan hati (sirosis) dan kanker hati (hepatoseluler karsinoma). “Infeksi hepatitis C bisa diobati dan sebagian besar dapat disembuhkan. Hasil penelitian selama 10 tahun menunjukkan pengobatan dini dapat mencegah sirosis serta menurunkan resiko kanker hati dan kematian. Biaya perawatan juga jadi bisa ditekan,” kata Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Dr. Unggul Budihusodo, SpPD, KGEH.
Menurut dia, terapi hepatitis C terutama ditujukan untuk melenyapkan virus, menghentikan perkembangan penyakit dan menghilangkan gejala penyakit yang antara lain ditandai dengan perut buncit, kaki bengkak dan tubuh menguning.
Standar emas terapi hepatitis C saat ini, kata dia, adalah pengobatan dengan kombinasi pegylated interferon alfa dan ribavirin dengan lama terapi tergantung pada genotipe HCV.
“Keberhasilan terapi dipengaruhi faktor genotipe virus, jumlah virus, usia penderita, kondisi penyakit, saat memulai terapi dan kepatuhan pasien selama terapi,” katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, radang hati kronis akibat infeksi virus hepatitis C (HCV) tidak menunjukkan gejala awal yang bisa dikenali sehingga sekitar 90% orang yang mengidap hepatitis C tidak sadar dirinya terinfeksi.
“Sekitar 80-90% kasus menunjukkan gejala dan tanda yang minimal. Gejala baru terlihat ketika komplikasi sudah terjadi pada tahap lanjut, saat sudah parah,” katanya.
Perkembangan penyakit hati dari infeksi awal HCV hingga menjadi kanker hati, menurut dia, juga cukup lama yakni antara 20 tahun hingga 30 tahun.
Oleh karena itu, lanjut dia, harus dilakukan pemindaian pada kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi hepatitis C untuk menemukan sedini mungkin kasus infeksi hepatitis C dan menanganinya segera.
Pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait harus memastikan sistem surveilans penyakit berjalan efektif untuk meningkatkan temuan kasus infeksi yang menular lewat kontak dengan darah dan cairan tubuh terinfeksi antara lain melalui transfusi darah, hubungan seks tidak aman, tato, tindik dan injeksi dengan jarum suntik itu.
Diagnosis infeksi hepatitis C, menurut Unggul, dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan virus hepatitis C dalam darah dengan pemindaian anti-HCV dan HCV RNA kuantitatif.

Kanker Leher Rahim Pembunuh Perempuan Nomor Satu

Penyakit kanker serviks (leher rahim) merupakan pembunuh perempuan nomor satu di Indonesia dengan jumlah kasus baru sebanyak 40 hingga 45 orang per hari dan kematian 20 hingga 25 nyawa manusia. “Berdasarkan data yang kami peroleh dari berbagai sumber bahwa setiap dua menit seorang perempuan di dunia meninggal akibat kanker serviks,” kata dr Erik Kasmara SpOG.
Menurut dia, kanker serviks di Indonesia termasuk kanker terbanyak mencapai 34,4% menyerang wanita.
Sedangkan kanker tersebut hampir 70% datang dalam keadaan stadium lanjut dengan laju ketahanan hidup yang rendah.
Dia menyebutkan bahwa di Jakarta dan sekitarnya, seorang perempuan meninggal sebanyak satu hingga dua orang setiap hari karena mengidap kanker serviks.
Kanker serviks di Indonesia mencapai sebanyak 15.000 kasus baru dengan 8.000 kematian, kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang itu.
Walau begitu, dampak terhadap penderita kanker serviks yakni pada puncak usia reproduktif 30 hingga 50 tahun dan adanya gangguan terhadap kualitas hidup terutama menyangkut psikis, fisik, dan kesehatan seksual.
Demikian pula dampaknya bagi penderita kanker itu terhadap ekonomi keluarga dan sosial serta berpengaruh pada perawatan tubuh, pendidikan anak dan suasana kehidupan keluarga.
Menurut mantan dokter jaga di RSU Tangerang, Banten itu bahwa upaya pencegahan bagi penderita kanker serviks berupa primer dengan cara promosi, edukasi dan vaksinasi, serta pencegahan sekunder berupa screening atau deteksi dini.
Bahkan pencegahan lain yakni tersier dengan cara pap smear (pemeriksaan vagina) menggunakan peralatan di berbagai rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya.
Dia menambahkan perempuan usia di atas 30 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan minim

Hal Sepele bisa pecahkan aneurisma otak

Cleveland: Banyak faktor yang menyebabkan pecahnya aneurisma otak. Bagi penderita aneurisma, hendaknya berhati-hati ketika mengejan untuk buang air besar (BAB) ataupun menghembuskan napas dari hidung (meniupkan). Pasalnya kegiatan-kegiatan tersebut bisa meningkatkan risiko pendarahan di otak. Menurut Dr Sahil Parikh, asisten profesor kedokteran di University Hospitals Case Medical Center di Cleveland, meski risiko pecah sangat kecil, orang yang memiliki aneurisma harus berhati-hati. “Bagi pasien yang memiliki aneurisma, akan dianjurkan untuk menghindari perilaku-perilaku tersebut,” kata Parikh.
Berikut delapan kegiatan yang meningkatkan risiko terjadinya pecahnya aneurisma:
Minum kopi
Minum soda berkafein
Olahraga yang keras
Hembusan hidung
Berhubungan seks
Tegang di toilet
Marah
Menjadi terkejut
Aneurisma merupakan kelainan pembuluh darah arteri otak. Aneurisma terjadi ketika dinding arteri melemah dan tonjolan keluar. Mereka dapat terjadi di mana saja di dalam tubuh, tetapi sangat berbahaya jika di otak, karena dapat menyebabkan stroke (pendarahan) hemoragik jika benjolan itu pecah.
Dalam studi, yang dipublikasikan online pada 5 Mei di jurnal “Stroke”, peneliti menanyakan 250 pasien yang menderita perdarahan subarachnoid akibat nontraumatik aneruysmal. Mereka menyelesaikan kuesioner terstruktur tentang pemaparan 30 faktor pemicu yang potensial sebelum perdarahan subarachnoid (periode bahaya) dan intensitas paparan pada frekuensi biasa.
“Kami menilai risiko relatif (RR) pecahnya setelah terpapar pemicu dengan desain menyilangkan berbagai kasus, dengan membandingkan eksposur pada periode berbahaya dengan frekuensi eksposur biasa. Selain itu, kita menghitung faktor risiko,” tulis penelitian itu.
Para peneliti menemukan bahwa terkejut meningkatkan risiko aneurisma meledak pada seseorang yang sudah memiliki aneurisma tingkat tertinggi hingga 23 kali lipat. Kemarahan meningkatkan risiko 6 kali. Hal lain yang dapat meningkatkan risiko antara lain Kopi (2 kali), cola (3 kali), mengejan atau berusaha untuk buang air besar (7 kali), hubungan seksual (11 kali), dan hidung bertiup dan aktivitas fisik yang kuat (baik 2 kali).
“Penyebab ini tampaknya akan menyebabkan tekanan darah tinggi,” kata pemimpin penulis penelitian Dr Monique HM Vlak. Pasalnya semua delapan kegiatan menyebabkan tekanan darah meningkat.
Vlak mengatakan sekitar 2 persen dari populasi merupakan penderita aneurisma otak. Penyakit ini sering tanpa gejala dan sering berbahaya. “Anda tidak boleh takut karena kemungkinan terjadi ini sangat langka,” kata Parikh. “Saya akan mendorong pasien tidak perlu khawatir berlebihan tentang hal ini dan berkonsultasi dengan dokter mereka jika mereka merasa berisiko aneurisme.”
Bahkan jika Anda memiliki aneurisma, itu tidak mungkin mengganggu Anda. “Kami pikir aneurisma tidak pernah pecah,” kata Vlak, seorang ahli saraf di Utrecht Stroke Center di University Medical Center di Utrecht, Belanda.
“Kebanyakan aneurisma ditemukan secara kebetulan, karena mereka hampir tidak pernah menimbulkan gejala sebelum pecah,” tambahnya. “Jika mereka lakukan hal-hal yang menyebabkan gejala, paling sering itu sakit kepala yang sangat parah, yang meningkat dalam waktu kurang dari satu menit . Yang terakhir adalah sering buang air kecil dan disebut ‘peringatan kebocoran’.
Menurut Vlak, orang dengan aneurisma harus menghindari kafein dan menggunakan laksatif jika mereka sembelit.

Seputar Daun Ganja


Ganja, Buruk Bagi Orang Sehat, Obati Si Sakit
Jakarta – Ganja selama ini dikenal sebagai bahan terlarang dan masuk kategori narkotika kelas I di hukum Indonesia. Namun, belakangan ganja diklaim memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan.Benarkah ?
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan tim dari University of Alberta menunjukkan bahwa daun ganja ternyata mengandung bahan aktif yang dapat menambah nafsu makan para pasien kanker.
“Bahan aktif dalam ganja yang disebut delta-9-tetrahydrocannabinol (THC), dapat meningkatkan selera makan dan kemampuan pengecapan pada pasien kanker stadium lanjut,” jelas peneliti.
Sebelumnya, ganja telah dikenal dapat mengurangi gejala mual pada pasien kanker, sehingga menggunakan THC juga dapat berfungsi sebagai perangsang selera makan.
Hasil penelitian menunjukkan 37 persen dari kanker pasien yang mengambil 2,5 miligram senyawa dalam bentuk pil THC 2 atau 3 kali sehari selama 18 hari, melaporkan peningkatan selera makan, dibandingkan dengan 30 persen pasien yang mengambil plasebo (obat kosong).
Dan 64 persen pasien yang mengambil THC melaporkan nafsu makan meningkatkan dibandingkan dengan 50 persen pasien yang mengambil plasebo.
“Ganja memiliki reputasi yang buruk bagi orang sehat, tetapi studi menunjukkan bahwa ganja juga memiliki efek yang baik bagi pasien kanker,” jelas peneliti Wendy Wismer, seorang ilmuwan makanan di University of Alberta di Kanada.
Wismer mengatakan, pasien kanker yang dapat menikmati makanan dan tidak merasa lapar adalah perbaikan yang besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
“Pasien kanker stadium lanjut sering mengalami wasting syndrome, dimana tubuh membakar kalori lebih cepat ketimbang orang yang tidak menderita kanker. Tapi di sisi lain, pasien kanker sering kehilangan nafsu makannya,” jelas Wismer.
Menurut Wismer, studi ini dapat menunjukkan bahwa THC dapat membantu mengatasi wasting syndrome. “Selanjutnya, temuan ini harus diuji dalam penelitian yang lebih besar dengan lebih banyak pasien,” kata Wismer.
Sembuhkan Epilepsi
Selain bermanfaat untuk penambah nafsu makan bagi penderita kanker, ganja juga diklaim dapat menyembuhkan penyakit epilepsi. Para ilmuwan dari Inggris telah membuktikan bahwa tanaman ini bisa mengobati penyakit epilepsi dan saat ini para ilmuan sedang menyiapkan uji klinis pada manusia.
Dr Ben Whalley, peneliti obat-obatan dari University of Reading baru-baru ini membuktikan beberapa senyawa dalam tanaman ganja efektif meredakan lecutan-lecutan elektrik yang terjadi di otak. Lecutan-lecutan itu merupakan pemicu kejang pada penderita epilepsi.
Senyawa yang dimaksud di antaramnya adalah cannabidiol, salah satu kandungan ganja yang membuat pemakainya bisa mabuk. Dalam mengobati epilepsi, cannabidiol dibantu oleh senyawa lain dalam tanaman ganja yang namanya masih cukup asing yakni GWP42006.
Uji praklinis pada binatang telah menunjukkan, kedua senyawa sangat efektif dan aman untuk meredakan lecutan-lecutan listrik pemicu kejang. Untuk mengetahui dosis terapi yang sesuai untuk manusia, dalam waktu dekat Dr Whalley dan timnya akan melakukan uji klinis.
Apabila berhasil, maka hasil penelitian ini akan sedikit mengubah citra ganja yang selama ini buruk. Dari yang semula identik dengan kriminal dan penyalahgunaan menjadi tanaman yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu farmasi dan kedokteran.
“Dahulu pada era 60-an dan 70-an ganja identik sekali dengan penyalahgunaan sehingga jarang dilihat potensinya bagi keperluan medis,” ungkap Dr Whelley seperti dikutip dari Telegraph.
Manfaat ganja dalam bidang medis sebenarnya sudah banyak diteliti dalam beberapa dekade terakhir. Sebagian di antaranya juga membuktikan bahwa tanaman tersebut berkhasiat sebagai obat, antara lain mengatasi nyeri pada penderita multiple schlerosis maupun kanker.

Berita Kesehatan: Lebih Baik Mana? Susu Kedelai versus Susu Sapi


Banyak orang yang beralih ke susu kedelai karena alergi terhadap laktosa, yang merupakan karbohidrat utama dalam susu sapi. Apa saja keunggulan dan kelemahan masing-masing susu ini?
Laktosa, karbohidrat utama dalam susu sapi, akan menyebabkan masalah pencernaan bagi beberapa orang. Orang-orang yang intoleran (tidak toleran) terhadap laktosa disebabkan karena kekurangan enzim laktosa, yang diperlukan untuk memecah laktosa.
Hal ini membuat orang yang intoleran menghasilkan gas, kembung dan diare setelah mengonsumsi beberapa bentuk produk susu sapi.
Susu kedelai adalah pengganti bagi orang-orang yang alergi terhadap susu sapi. Secara teknis, susu kedelai bukanlah susu seperti pada susu sapi, melainkan minuman yang terbuat dari sari kacang kedelai. Susu kedelai juga populer di kalangan vegetarian, karena bahan dasarnya yang berasal dari tumbuhan.
Saat ini, lebih banyak orang yang sengaja memilih susu kedelai ketimbang susu sapi karena manfaat kesehatan yang ditawarkannya. Tapi manfaat kedelai sampai saat ini masih menjadi perdebatan, meskipun diterima secara umum bahwa susu kedelai mengandung sejumlah besar senyawa yang sangat sehat.
Perdebatan susu kedelai dan susu sapi
Perbedaan utama antara susu kedelai dan susu sapi adalah sumbernya, yaitu tumbuhan dan hewan.
Seperti dilansir dari SteadyHealth, Jumat (14/5/2010), satu cangkir susu kedelai yang tidak difortifikasi (masih murni, belum mengalami pengayaan) mengandung hampir 7 gram protein, 4 gram karbohidrat, 4,5 gram lemak dan tidak mengandung kolesterol.
Meskipun susu kedelai mengandung vitamin B, tapi susu ini bukan merupakan sumber B12 dan tidak memberikan asupan kalsium yang signifikan.
Sejak susu kedelai dijadikan pengganti susu sapi, produsen telah menawarkan versi susu kedelai yang sudah diperkaya, yaitu dengan kalsium, vitamin E, B12, vitamin D dan nutrisi lainnya.
Sedangkan susu sapi menyediakan karbohidrat, vitamin, mineral, dan lemak. Semua susu sapi mengandung 8 gram protein dan 12 gram karbohidrat per cangkir. Ini juga merupakan sumber yang kaya nutrisi lainnya.
Satu cangkir susu sapi memberikan 30 persen dari kebutuhan kalsium sehari-hari orang dewasa, dan sekitar 50 persen vitamin B12 dan riboflavin. Seringkali diperkaya dengan vitamin D untuk memfasilitasi penyerapan kalsium, dan juga vitamin A. Sehingga susu sapi dianggap sebagai makanan yang lengkap.
Keunggulan susu sapi perah
Susu sapi mengalami proses pasteurisasi, yaitu proses yang mana susu dipanaskan, membunuh bakteri, enzim dan protein yang tak menguntungkan.
Susu sapi kaya dengan enzim dan benar-benar berisi 22 asam amino esensial, termasuk fosfat, yang penting untuk penyerapan kalsium.
Susu sapi mentah atau perahan memiliki banyak manfaat kesehatan dan merupakan sumber kalsium terbaik.
Susu ini merupakan sumber vitamin, khususnya vitamin B12, yang merupakan vitamin penting yang sulit ditemukan dari sumber-sumber non-daging. Dan juga berisi enzim IgG (Immunoglobulin), vitamin A, B, dan C.
Penelitian juga menunjukkan bahwa susu sapi perah juga mengandung enzim dan antibodi yang benar-benar membuat susu kurang rentan terhadap bakteri. Lipase juga hadir yang membantu pencernaan lemak.
Manfaat besar lainnya adalah bahwa susu sapi mengandung CLA (conjugated linoleic acid) atau asam linoleat terkonjugasi, yang telah diamati untuk melawan kanker.
Keunggulan susu kedelai
Manfaat kesehatan dari susu kedelai memang tak terbantahkan. Namun demikian, banyak orang yang peduli tentang perbandingan susu kedelai diukur dengan susu sapi.
Susu kedelai yang tinggi protein, dan karena terbuat dari kacang juga mengandung serat yang jauh lebih tinggi dari susu sapi.
Manfaat terbesar dari susu kedelai adalah isoflavon. Ini adalah bahan kimia mirip yang dengan hormon estrogen. Isoflavon terhubung ke masalah kesehatan dan bertanggung jawab untuk mencegah banyak kanker, penyakit jantung, osteoporosis dan banyak penyakit lainnya.
Susu kedelai tidak bebas lemak. Susu kedelai memiliki 2 persen lemak lebih sedikit dari susu sapi, tapi tidak mengandung kolesterol jahat.
Karena susu kedelai terbuat dari kacang, susu ini berisi sekitar 9 kali lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan susu sapi. Selain itu, susu kedelai memiliki 10 kali lebih banyak asam lemak ketimbang susu sapi, yang merupakan lemak sehat.
Susu kedelai bebas kolesterol. Selain itu, suu kedelai dapat mengurangi kolesterol jahat LDL, sedangkan susu sapi meningkatkan kadar kolesterol LDL. Susu kedelai juga menyediakan perlindungan tambahan untuk hati dengan phytochemical, yang berlimpah dalam susu kedelai.
Susu kedelai mengandung empat kali lebih banyak jumlah thiamin (vitamin B1) dan hampir dua kali jumlah niasin (vitamin B3) dibandingkan dengan susu sapi. Susu kedelai juga berisi lebih banyak magnesium, tembaga dan mangan dari susu sapi.
Susu kedelai juga mengandung 42 kali jumlah mangan seperti halnya susu sapi. Mangan diperlukan untuk pembentukan tulang. Orang dengan anemia memerlukan mangan untuk penyimpanan besi.
Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang minum dua gelas susu kedelai setiap hari 70 persen lebih rendah terserang kanker prostat. Tidak ada temuan yang sama tentang orang yang minum susu sapi.
Kelemahan susu kedelai
Kelemahan utama dari susu kedelai adalah kurangnya kandungan kalsium, yang hanya sekitar seperempat dari kalsium yang dikandung susu sapi. Banyak produsen susu kedelai menambahkan kalsium untuk produknya, tetapi studi menunjukkan bahwa hal itu tidak sesehat kalsium alami.
Adapun inti sembilan asam amino pada protein yang diperlukan untuk mempertahankan hidup, susu sapi dan susu kedelai mengandung jumlah hampir identik.
Susu sapi memiliki seperlima gram asam amino lebih penting ketimbang susu kedelai. Karena salah satu dari sembilan asam amino esensial adalah metionin, hal ini dapat menjadi kemenangan untuk pecinta susu sapi. Susu sapi mengandung dua kali lebih banyak metionin ketimbang susu kedelai.
Susu kedelai mengandung riboflavin sekitar 60 persen lebih sedikit dari susu sapi. Riboflavin merupakan vitamin penting, tetapi juga banyak ditemukan dalam biji-bijian, ragi gizi, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan gandum. Oleh karena itu, susu sapi bukan sumber yang diperlukan untuk riboflavin bagi orang yang makan diet seimbang.
Wanita yang menderita kanker payudara mungkin harus membatasi asupan protein kedelai, karena beberapa studi telah menunjuk kemungkinan bahaya mengkonsumsi kedelai kelebihan.
Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, menemukan bahwa sperma 41 juta lebih sedikit per mililiter air mani setelah makan hanya satu porsi makanan yang mengandung kedelai setiap dua hari.
Tapi perlu diingat, kedua jenis susu ini tidak diberikan untuk bayi di bawah usia satu tahun. ASI adalah makanan dan minuman bagi bayi, karena semua sumber nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang sudah terkandung dalam ASI.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Guestbook

Pasang Iklan Disini

ads ads ads ads

Visitor Me

free counters

MUSIK

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info

Follow Me

DAFTAR ISI BLOG

Berita

 

My Banner

Resent Posting

Copyright© 2007-2011 VHA-INFO | Template Blogger Designer by : vha-info' |
Template Name | Uniqx Transparent : Version 1.0 | Vha-Info